Description
MAGELANG - Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel terkait dugaan keracunan siomay di Kota Magelang menunjukkan adanya kontaminasi jamur dan bakteri tertentu. Jenis mikroorganisme yang ditemukan tidak mengarah pada bakteri penyebab penyakit tertentu, seperti salmonella.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang Istikomah menyebut, hasil pemeriksaan laboratorium telah diterima pada Rabu (28/10).
"Kalau hasil laboratoriumnya mengarah ke kontaminasi mikroorganisme, ada jamur dan bakteri tertentu, tetapi tidak khas. Bukan salmonella, hanya bakteri biasa, tetapi hasilnya positif," kata dia di ruang kerjanya, Jumat (30/10/2026).
Menurut dia, munculnya gejala keracunan pangan juga dapat dipengaruhi oleh rentang waktu antara makanan dikonsumsi dan kondisi makanan saat dikonsumsi.
Mikroorganisme berpotensi berkembang selama makanan disimpan, sehingga waktu konsumsi yang berbeda dapat memengaruhi tingkat kontaminasi dan munculnya gejala.
Istikomah menjelaskan, makanan yang dikonsumsi pada siang hari dan malam hari bisa memiliki kondisi berbeda, terutama apabila terdapat jeda penyimpanan.
Dalam periode tersebut, mikroorganisme yang sebelumnya mencemari makanan berpeluang berkembang hingga menimbulkan gangguan kesehatan.
𝗕𝗮𝗰𝗮 𝗦𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽𝗻𝘆𝗮 𝗱𝗶: 𝗵𝘁𝘁𝗽𝘀://𝗿𝗮𝗱𝗮𝗿𝗷𝗼𝗴𝗷𝗮.𝗷𝗮𝘄𝗮𝗽𝗼𝘀.𝗰𝗼𝗺/
.
.
Ikuti juga akun kami:
Instagram : @radarjogja
X : @radarjogja
tiktok : jawaposradarjogja
Website : radarjogja.jawapos.com/
.
Alamat : Jl. Cendrawasih No.194 B, Manukan, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55283
Radar Jogja Channel tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE.